Gempar…! Pemuda Barabai Gantung Diri di Kampung Arab

0 Shares

 

DiEVAKUASI – Samsul (37) Korban Gantung diri dirumahnya di Gang Nur Kampung Arab Barabai Barat, dievakuasi oleh pihak Kepolisian. Dia ditemukan tergantung tali nilon diatas di loteng lantai dua rumahnya, dengan kondisi setengah telanjang.

 

HEADLINE9, MARTAPURA – Warga Gang Nur Kampung Arab Barabai Hulu Sungai Tengah, Sabtu (22/9) pagi kemarin Geger. Pasalnya warga menemukan seorang laki-laki, meninggal gantung diri di loteng rumahnya. Kejadian ini sontak mengundang perhatian, terlihat kerumunan warga dialokasi kejadian penemuan mayat.

Laki-laki tersebut yang diketahui bernama Samsul (37), ditemukan tergantung dengan tali nilon di loteng rumahnya. Korban yang bekerja serabutan ini, pertama kali ditemukan oleh temannya Adi (34). Saat hendak mengajaknya bekerja memotong kambing.

Berdasarkan informasi di lapangan, teman korban yang menemukan Adi saat itu, mengetuk rumah korban. Tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah. Lalu Adi masuk ke dalam rumah dan menemukan korban tergantung di atas loteng, dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan, usai mendapat informasi penemuan tersebut pihaknya langsung turun kelapangan. Lalau dibantu warga, jenazah korban dievakuasi ke RSHD Barabai, untuk divisum.

“Iya benar ada kejadian tadi pagi ditemukan korban gantung diri. Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit, hasil visum menerangkan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Ada tanda jeratan di leher, ini yang menyebabkan kematian korban,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kasus ini kesimpulan sementara analisa pihaknya korban murni bunuh diri. Hal ini berdasarkan
bekas jeratan di leher dan tanda lainnya yang ditemukan ditubuh korban. Hal ini identik dengan bunuh diri.

“Diperkirakan korban sudah meninggal dunia 8 jam sebelum ditemukan. Kesimpulan murni bunuh diri ini kami simpulkan berdasarkan hasil visum, keterangan saksi-saksi. Selain di tempat kejadian juga ditemukan sebuah surat, kuat dugaan ditinggalkan korban, sebelum gantung diri,” ungkapnya.

Sabana menjelaskan, isi dari surat tersebut, korban Samsul (37) meminta maaf kepada keluarga dan orang tuanya. Selain itu dari keterangan dalam surat tersebut korban juga mengaku terbelit masalah ekonomi.

“Usai divisum jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

Perlu diketahui, korban Samsul (37) tinggal di Barabai bersama sepupunya. Dia tidak mempunyai anak istri dan orang tuanya tinggal di Banjarmasin. (Aly)

0 Shares

Terbaru

Ribuan Sembako Jhonlin Mengalir, Agar Kebutuhan Korban Banjir Terjamin

Banjarmasin,Headline9.com - Bencana banjir di Kalsel belum berakhir. Setelah dari hulu, kini permukiman di wilayah hilir yang masih terdampak rendaman luapan sungai-sungai di Bumi...

KPK Tipikor Tanbu Bekerjasama Dengan Sabun Asisyah Salurkan Bantuan 1000 Paket Sembako.

BATULICIN Headline9.com-DPD KPK TIPIKOR Tanah bumbu bekerja sama degan Sabun Aisyah memberikan bantuan kepada korban banjir yang berada disungai lulut kota Banjarmasin sebanyak 1000...

DPD PSI Tanah Bumbu Jalin Silaturahmi Dengan DPC.

BATULICIN, Headline9.com. Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tanah Bumbu menjalin silaturahmi dengan kader dan DPC PSI 10 Kecamatan yang adi diwilayah Kabupaten Tanah...

Di Akhir Masa Jabatan Sudian Noor Bersama Istri Akan Kunjungi Seluruh Kecamatan Yang Ada Di Tanbu.

BATULICIN, Hedladline9.com – Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor bersama Ketua TP PKK Hj. Sadariah melaksanakan silaturrahmi bersama kepala desa dan Ketua TP PKK...

Artikel Terkait

%d blogger menyukai ini: