BerandaPTAM Intan BanjarPTAM Intan Banjar Imbau Pelanggan Cek Pipa Saat Banjir

PTAM Intan Banjar Imbau Pelanggan Cek Pipa Saat Banjir

headline9.com, BANJARBARU – Di tengah banjir yang melanda sejumlah wilayah, PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda) mengimbau pelanggan untuk rutin memeriksa jalur pipa air di lingkungan masing-masing guna mencegah kebocoran yang dapat memicu lonjakan tagihan.

Kepala Sub Bagian Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan musim hujan dan banjir rawan menyebabkan pipa terlepas atau bocor tanpa disadari pelanggan. Kondisi tersebut berpotensi membuat pemakaian air tercatat lebih besar dari penggunaan sebenarnya.

Selain itu, pelanggan diminta menghemat penggunaan air dan memprioritaskannya untuk kebutuhan pokok, seperti memasak dan air minum. Masyarakat juga disarankan menampung air secukupnya sebagai cadangan apabila operasional pengolahan air harus dihentikan sementara akibat kondisi darurat.

BACA JUGA :  PTAM Intan Banjar Catat Pencurian Meteran Air Hingga Oktober 2025 Capai 76 Unit

Di sisi lain, PTAM Intan Banjar turut berperan dalam penanganan dampak banjir dengan menyiapkan personel untuk membantu distribusi logistik serta mendukung dapur umum bagi warga terdampak. Perusahaan juga melakukan pemantauan intensif pompa intake sebagai langkah mitigasi untuk melindungi infrastruktur pengolahan air.

BACA JUGA :  PTAM Intan Banjar Dapat Tambahan Modal Dari Pemkab Banjar Rp8,8 M

Mahyuni mengakui, saat banjir keluhan terkait tekanan air mengecil atau air sedikit keruh kerap terjadi di beberapa titik ujung pipa. Namun, ia memastikan kualitas air tetap memenuhi standar kesehatan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan melalui peningkatan dosis penjernih air dan pengujian laboratorium yang lebih intensif.

Ia mengimbau masyarakat segera melapor melalui call center atau media sosial resmi PTAM Intan Banjar jika menemukan pipa bocor atau mengalami gangguan air agar dapat segera ditangani.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular