headline9.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman kembali melakukan perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 168 pejabat struktural dan fungsional dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026).
Pelantikan tersebut mencakup pengisian berbagai jabatan strategis, termasuk penguatan tenaga administrasi dan fungsional di sejumlah satuan kerja dan sekolah di Kalimantan Selatan. Hadir dalam prosesi itu Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, tim ahli gubernur, asisten, staf ahli, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Dua pejabat eselon II yang dilantik yakni Nasrullah sebagai Kepala Biro Organisasi dan Munazir Hadrani sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara Rusdi Hartono dikukuhkan kembali sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam arahannya, Gubernur Muhidin meminta seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalitas dalam menjalankan amanah jabatan. Ia mengakui mutasi dan promosi jabatan tidak selalu memuaskan semua pihak, namun meminta setiap keputusan diterima dengan ikhlas dan dijalankan dengan tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah. Yang terpenting adalah bekerja dengan baik, menjaga integritas, dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Muhidin juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja tidak harus menunggu dua tahun masa jabatan sebagaimana praktik umum. Pemprov Kalsel akan melakukan penilaian berkala setiap enam bulan untuk memastikan target kerja berjalan sesuai harapan.
“Saya meminta Sekda dan para kepala dinas memberikan penilaian kinerja secara objektif. Jika dalam enam bulan pekerjaan dinilai tidak tuntas atau kurang baik, pejabat tersebut bisa dievaluasi dan ditempatkan pada posisi yang lebih tepat,” tegasnya.
Selain pejabat struktural dan fungsional, pada kesempatan yang sama Gubernur juga melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2026–2031 yang diketuai Ilham S.ThI bersama empat anggota lainnya.
Muhidin berharap pengurus Baznas yang baru mampu mengelola dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariat Islam sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKD Kalsel Noryadi menjelaskan pejabat struktural yang dilantik terdiri atas dua pejabat eselon II yang dilantik, satu pejabat eselon II yang dikukuhkan, 39 pejabat administrator (eselon III), dan 126 pejabat pengawas (eselon IV). Selain itu terdapat 25 pejabat fungsional dari berbagai jenjang yang turut dilantik.
Menurut Noryadi, seluruh pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja setiap enam bulan sesuai arahan gubernur. Hasil penilaian akan menjadi dasar pembinaan, rotasi, maupun penempatan jabatan berikutnya.
“Jika kinerjanya sangat baik, rotasi atau promosi bisa dipertimbangkan lebih cepat. Sebaliknya, jika belum memenuhi target, tentu akan dievaluasi,” katanya.
BKD Kalsel juga mencatat masih terdapat tiga posisi eselon II yang belum terisi, yakni Kepala Dinas ESDM, satu jabatan staf ahli gubernur, dan Kepala Badan Kesbangpol. Pengisian jabatan tersebut akan menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Kalimantan Selatan.

