BerandaBanjarPerempuan Dominasi Pelaku UMKM Banjar, Penguatan Usaha Jadi Jalan Ekonomi Inklusif

Perempuan Dominasi Pelaku UMKM Banjar, Penguatan Usaha Jadi Jalan Ekonomi Inklusif

headline9.com – MARTAPURA – Perempuan menjadi kelompok dominan dalam sektor UMKM Kabupaten Banjar dengan proporsi sekitar 50,44 persen dari total 74.757 pelaku usaha, menunjukkan besarnya peran sektor usaha mikro dalam membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

Selain perempuan, penyandang disabilitas juga tercatat terlibat dalam aktivitas UMKM dengan proporsi sekitar 5,97 persen. Komposisi tersebut membuat penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi pemberdayaan dan inklusi sosial.

LOGO HARI JADI KAB BANJAR

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) mendorong agar pelaku usaha dari berbagai kelompok masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

Sektor UMKM selama ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun sumber pendapatan melalui usaha perdagangan, kuliner, industri pengolahan dan berbagai kegiatan ekonomi produktif lainnya.

BACA JUGA :  Upacara Taptu di Halaman Kantor Bupati Banjar

Ketika usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha. Peningkatan kapasitas produksi berpotensi menciptakan kebutuhan tenaga kerja baru, memperluas jaringan pemasok dan meningkatkan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.

Bagi keluarga, usaha mikro juga dapat menjadi sumber tambahan maupun sumber utama pendapatan rumah tangga. Karena itu, pengembangan UMKM diarahkan tidak berhenti pada pemberian bantuan. Pelaku usaha didorong mendapatkan pembinaan terkait tata kelola bisnis, legalitas, pengelolaan keuangan, pemasaran dan akses pasar.

Pendekatan tersebut penting karena sebagian besar UMKM Banjar masih berada dalam kategori usaha mikro. Data pemerintah daerah menunjukkan sekitar 99,89 persen dari 74.757 pelaku UMKM masih berada pada skala tersebut. Kondisi itu sekaligus memperlihatkan besarnya ruang untuk melakukan peningkatan kapasitas.

BACA JUGA :  Khataman Massal d Karang Intan

Kepala Bidang Usaha Mikro DKUMPP Kabupaten Banjar Rudy Mulyadi mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pembinaan diarahkan agar pelaku usaha mampu memahami pengelolaan keuangan, menghitung harga pokok penjualan, mengurus legalitas hingga membaca peluang pasar.

Dengan pendekatan tersebut, UMKM tidak hanya diposisikan sebagai aktivitas ekonomi rumah tangga. Lebih jauh, sektor ini menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Jika semakin banyak usaha mikro mampu berkembang, dampaknya diharapkan bergerak dari tingkat keluarga ke desa, kecamatan hingga perekonomian Kabupaten Banjar.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular