Dispersip Susun Kearsipan Sekolah Dasar

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Untuk memastikan kearsipan di setiap perangkat daerah terkelola dengan baik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar kini melakukan pendampingan, pendataan, dan penataan arsip aktif dan inaktif di lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banjar.

Pendampingan, pendataan, dan penataan arsip aktif dan inaktif tersebut, salah satunya digelar Dispersip Kabupaten Banjar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Manarap Tengah 2, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, dengan melakukan koordinasi dan komitmen bersama pihak sekolah.

“Setelah dilakukan koordinasi dan komitmen bersama, maka pada 14 Oktober 2020 kemarin kami melaksanakan penyusunan arsip aktif dan arsip inaktif di SDN Manarap Tengah 2, Kecamatan Kertak Hanyar,” ujar Kepala Dispersip Kabupaten Banjar, Yasna Khairina, melalui Hj Taslam Muzakiah, Kepala Bidang (Kabid) Kearsipan.

Menurut Hj Taslam, tujuan digelarnya pendampingan tata kelola kearsipan ini untuk mewujudkan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan manajemen kearsipan yang lebih baik serta teratur.

“Dengan penyusunan dan tata kelola kearsipan yang baik, maka akan mempermudah dalam pencarian data-data. Khususnya data-data penting, baik di setiap Struktural Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), tak terkecuali di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Banjar,” katanya.

Karena itulah, papar Hj Taslam Muzakiah, tata kelola penyusunan arsip, baik aktif dan inaktif, sangat penting bagi setiap instansi agar dapat menciptakan pendistribusian, penggunaan, dan penyimpanan, serta pencarian kembali arsip, khusus di lingkup SOPD Kabupaten, menjadi lebih mudah.

“Untuk itu, Dispersip melalui Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) melaksanakan pendampingan pengelolaan tata kearsipan tersebut, hingga ke setiap sekolah di Kabupaten Banjar,” ucapnya.

Alhasil, tambah Hj Taslam Muzakiah, dengan dilakukannya pendampingan tata kelola kearsipan dari Dispersip Kabupaten Banjar, diperoleh berkas arsip yang sudah didata dan klasifikasi dalam Boks Arsip Inaktif beserta daftar pencarian arsip.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan pendampingan pengelolaan arsip, akan memberi semangat kepada seluruh SOPD, tak terkecuali tingkat Sekolah Dasar, untuk lebih giat dan tertib dalam mengelola arsip di wilayah kerja masing-masing. Sehingga arsip dapat terkelola sesuai standar yang berlaku,” ungkapnya.

Hj Taslam Muzakiah mengungkapkan, sejauh ini sistem kearsipan di setiap SOPD Kabupaten Banjar masih belum tertata dengan baik sesuai standar.

“Bahkan ada beberapa masalah, seperti penumpukan kertas yang masih belum ditata, sehingga perlu diberikan pendampingan agar setiap Perangkat Daerah mengerti akan pentingnya tata kelola kearsipan,” pungkasnya.(nsh)