Aquaponik Solusi Pertanian Lahan Terbatas

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, AMUNTAI – Salah satu kegiatan kemandirian yang umum dilakukan di Lapas Kelas IIB Amuntai adalah pertanian. Warga binaan bertani dengan aquaponik.

Aquaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik. Dalam akuakultur yang normal, ekskresi dari hewan yang dipelihara akan terakumulasi di air dan meningkatkan toksisitas air jika tidak dibuang.

BACA JUGA :  Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno Bertekad Siapkan Zona Integritas di Wilayah Kerjanya

Dalam aquaponik, ekskresi hewan diberikan kepada tanaman agar dipecah menjadi nitrat dan nitrit melalui proses alami, dan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi.

Melalui Kasubsi Giatja, Dwi Suprapto, menjelaskan Lapas Amuntai sedang mengembangkan pertanian dengan sistem Aquaponik, diharapkan dalam sistem aquaponik ini akan terjadi siklus yang saling menguntungkan antar ikan dan tanaman.

BACA JUGA :  Warga Binaan Turut Jaga Kebersihan Lingkungan Lapas

Kotoran ikan yang ada di dalam kolam dapat berubah menjadi racun bagi ikan-ikan yang ada di dalamnya. Namun, dengan sistem aquaponik, diharapkan tanaman akan mengurai racun tersebut dan menjadikannya sebagai suplai oksigen pada air untuk ikan. Sementara, unsur hara yang terdapat dalam kotoran ikan bisa menjadi komponen baik untuk tanaman itu sendiri.

(Humas Lapas Amuntai)

Baca Juga