Tingkatkan Pelayanan Dengan Sinergi Camat dan Lurah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Untuk meningkatkan sinergi antara Camat dan Lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru di Aula Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Selasa (15/3/2022).

Wali Kota Banjarbaru memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan rakor, dan berharap bisa ditingkatkan lagi, supaya bisa bersama-sama menyelesaikan permasalahan di Kota Banjarbaru.

“Ulun mengapresiasi dilaksanakannya rakor ini, semoga acara ini terus berlanjut setiap bulannya, kalau bisa kita tingkatkan, sehingga komunikasi antara kita ini semakin intens, sehingga kita bisa bersama-sama menyelesaikan permasalahan di Kota Banjarbaru ini secara bersama-sama,” katanya.

BACA JUGA :  Isoman, Warga Banjarbaru Bisa Hubungi Garda Lima

Dalam rakor ini Aditya memberikan arahan, agar Camat dan Lurah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Salah satu tugas dan fungsi kita yang hadir disini yaitu melayani masyarakat, jadi berikan pelayanan yang terbaik, cepat, efisien, karena itu sangat penting,” tuturnya.

Terkait ditetapkannya Kota Banjarbaru sebagai ibu kota Kalimantan Selatan, orang nomor satu di Kota Banjarbaru ini menyampaikan banyak tugas yang perlu dipersiapkan untuk menjadikan Kota Banjarbaru benar-benar layak sebagai kota masa depan.

“Bukan hal yang mudah menjadi ibu kota, memang di satu sisi menguntungkan, pada saat kita mengajukan program, meminta bantuan ke pusat, memang menjadi prioritas, tetapi di sisi lainnya ini menjadi PR yang berat untuk kita semua, salah satunya adalah kita harus menata kota kita, agar benar-benar layak menjadi kota masa depan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kejari Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Nakotika dan Ratusan Botol Miras

Penataan kota tersebut diantaranya terkait penataan PKL, penataan aliran sungai sebagai pencegahan banjir, penataan lahan kosong yang bisa dimanfaatkan, karena akan ada lonjakan jumlah penduduk dengan ditetapkannya Kota Banjarbaru sebagai ibu kota Kalimantan Selatan.

Rapat koordinasi tersebut dilanjutkan dengan dialog antara Wali Kota Banjarbaru dengan Camat dan Lurah yang menyampaikan permasalahan di wilayahnya masing-masing, agar mendapatkan solusi bersama, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. (nsh)

Baca Juga