Festival Pasar Terapung Lok Baintan 2018, Sebuah Usaha Menggenggam Semangat Tradisi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
Festival Pasar Terapung Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Tahun 2018

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar sukses melaksanakan Festival Pasar Terapung Desa Lok Baintan Tahun 2018 di dermaga atau bawah jembatan Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (2/12) pagi.

Ribuan tamu pun berasal dari luar kota, bahkan ada juga langsung datang dari luar negeri, terutama pewarta foto.

pasar terapung lok baintan kecamatan sungai tabuk kabupaten banjar

Menurut Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Banjar Haris Rifani, peserta yang mengikuti lomba foto ada yang langsung dari Malaysia, Thailand, dan Singapura.

BACA JUGA :  Jajar Kehormatan Militer Kodim Martapura Sambut Pangdam Mulawarman

Sedangkan dari Kalsel tidak terhitung yang berhimpun di dermaga serta Jembatan Lok Baintan yang di bawahnya bertebaran ratusan perahu saling merapat menjajakan hasil bumi dari serambi makkah.

“Festival ini untuk menggenggam semangat tradisi lama masyarakat Kabupaten Banjar yang sejak lama hidup di tepian sungai. Kita jadikan ini agenda tahunan,” kata Hari Rifani.

BACA JUGA :  Pelantikan Kedua Awal 2019...!!!  Guru Khalil Mutasi Kepala BKD dan Sekretaris KPU Banjar

Ia bersyukur festival tanglong jukung, pesona jukung hias tradisional, dan lomba foto berjalan sesuai rencana.

Pasar terapung yang ada di Lok Baintan sejatinya budaya asli dan hanya ada di Kabupaten Banjar. Sebagian besar pedagang memeriahkan pasar terapung juga dari Sungai Tabuk yaitu Desa Lok Baintan Luar, Lok Baintan Dalam, Sungai Pinang Lama, Sungai Pinang Baru, Paku Alam, Sungai Tandipah, Pemakuan dan Pembataan.

Baca Juga