Sempat Hilang Sehari, Pedagang Durian Desa Biih Ditemukan Tewas Tenggelam di Irigasi

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA -Misyani 26 Waga Desa Bi’ih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar ditemukan mengapung di saluran Irigasi Desa Jingah Habang Ilir pada Selasa (15/01) sekitar pukul 09.57 Wita.

Kabar tenggelamnya Misyani mulai terdengar sejak Senin petang. saat itu relawan gabungan beserta anggota Polsek Karang intan melakukan pencarian, namun hingga pagi baru jasad Misyani dapat ditemukan oleh anggota.

“Kita dapat info sejak Senin petang, di lokasi kita menemukan sepeda motor Misyani, dan sendal jepitnya. Baru pagi tadi jasad Misyani ditemukan mengapung oleh anggota langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura,”ujar Kapolsek Karang Intan IPDA H Samsudi.

BACA JUGA :  Alumni Polisi 2002 Bedah Rumah Nini Anom di Tambak Anyar Ulu

Samsudi juga menuturkan, saat dilakukan autopsi oleh dokter tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Untuk identitas tidak ada di dompet korban, namun ada warga yang mengenali korban, kita langsung konfirmasi ke kepala Desa bi’ih dan beliau membenarkan bahwa pemilik sepeda motor itu warganya. yang ada hanya uang sebesar 700.000 masih utuh. dugaan sementara murni tenggelam, karena roda 2 nya masih ada, uang di dompetnya pun masih utuh,”katanya

BACA JUGA :  Cegah Stunting, 5 Puskesmas Terima Bantuan Alat Pencegahan Stunting

Dari informasi yang didapat, Misyani salah satu warga Desa Bi’ih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar yang kesehariannya sebagai pedagang buah durian.

“Dari titik nol dia tenggelam sejauh 250 meter dari lokasi ditemukan, kondisi wilayah tenggelamnya Misyani ini memang sepi dan tidak ada saksi mata,”pungkasnya.

Baca Juga