Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. advertorial2
  4. »
  5. Banjir Artis Ibu Kota, BUMDesa Expo se Kalsel 2023 di…

Banjir Artis Ibu Kota, BUMDesa Expo se Kalsel 2023 di Banjarbaru Ditutup

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – BUMDesa Expo se Kalsel tahun 2023 resmi ditutup. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, dimulai 13 – 17 Oktober, di Lapangan Dr Murjani, Banjarbaru itu mampu menyedot perhatian ratusan pengunjung.

Tak hanya itu, panitia penyelenggara dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel juga mengundang sejumlah artis dan band lokal untuk turut andil dalam memeriahkan acara BUMDesa Expo se Kalsel Tahun 2023.

Ketua Pelaksana (Panlak) BUMDes Expo se Kalsel 2023, Muhammad Agus Fariyadi, mengatakan, acara ini juga berhasil menghadirkan sejumlah pertunjukan lainnya seperti tarian khas masing-masing daerah. Tujuannya, agar lebih menggugah minat masyarakat untuk melihat langsung penyelenggaraan yang diadakan setiap satu tahun sekali tersebut.

“Terakhir kita menyelenggarakan di salah satu mall terbesar di Banjarmasin. Nah, sekarang kita coba di Banjarbaru karena pas ditengah-tengah. Jadi, mudah daerah lain berkunjung ke acara ini,” ujarnya, pada Acara penutupan BUMDesa Expo se Kalsel 2023, di Kota Banjarbaru, Selasa (17/10) sore.

Ia membeberkan, selama tiga hari itu ada beberapa musisi band lokal yang turut mengisi penyelenggaraan acara BUMDesa Expo se Kalsel tahun 2023 di antaranya Boss Project, Radicta, The Kibs, MarsVenus dan Red Carpet.

“Ini diharapkan bisa menghibur masyarakat yang datang berkunjung ke acara tersebut. Semoga produk dan hasil olahan panganan yang diperkenalkan lewat hasil kreativitas BUMDes kita bisa terangkat dan perekonomian (penghasilan) mereka juga terus meningkat ,” bebernya.

BACA JUGA :  Lima Fraksi DPRD Tanbu Setujui RAPBD Tahun Anggaran 2022

Dia selaku ketua penyelenggara juga turut berterima kasih atas terselenggaranya acara BUMDesa Expo se Kalsel 2023. Baik tim Event Organizer (EO) dan 11 kabupaten yang turut memeriahkan.”Alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan aman. Meski diguyur hujan ternyata tak menyurutkan semangat pengujung untuk melihat acara ini,” jelasnya.

Kedepan, kata dia, agenda rutin tahunan itu bakal kembali digelar. “Tahun 2024, rencananya kita akan kolaborasi dengan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang ada di desa,” beber yang dikenal akrab dengan sapaan Yongki tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, menuturkan, penyelenggaraan tersebut juga bertujuan untuk membangun jejaring agar lebih luas lagi. Sehingga, BUMDes di Kalsel dapat terus maju dan berkembang.

“Kita berharap rekan media juga terus mendukung perkembangan ini agar BUMDesa kita di Kalsel mampu berkarya dan mampu mendongkrak perekonomiannya sehingga kesejahteraan masyarakat pun terjamin,” harapnya.

Disamping itu, Faried menyebut, keberadaan BUMDes di Kalsel harus terus dorongan secara positif. Di mana, melalui penyelenggaraan ini perekonomiannya bangkit secara berkelanjutan serta nantinya mampu berdiri mandiri.

“Kesuksesan pembangunan itu dimulai dari desa. Ini juga sejalan dengan visi misi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Sesuai tema kegiatan kita DESA UNTUK KALSEL MAJU,” ungkapnya.

Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, setidaknya tiga BUMDes yang berhasil menyabet prestasi ditingkat nasional itu masing-masing membawa pulang uang tunai pembinaan dengan total keseluruhan mencapai Rp60 juta.

Secara rinciannya BUMDesa yang berhasil menyabet peringkat pertama dipastikan mendapat Rp25 juta sebagau uang pembinaan. Disusul peringkat kedua berkisar Rp20 juta dan selanjutnya khusus uang tunai sebesar Rp15 juta untuk peringkat ketiga.

BACA JUGA :  Tuntaskan Keluhan Layanan, BRIDA Kalsel Kaji Masalah Cari Solusi

Tak hanya itu, piagam penghargaan juga diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) di kabupaten atas keberhasilannya membina serta mendorong BUMDes di wilayah mereka masing-masing.

“Peringkat I diraih BUMDesa Mitra Hidayah Desa Bitahan Baru Lokpaikat (Tapin), peringkat ke II BUMDesa Mulia Sari Desa Indrasari Martapura (Banjar) dan peringkat di diraih BUMDesa Karya Makmur Mulia Satui (Tanah Bumbu),” ungkap Faried.

Sementara itu, Pj Bupati Tapin, Muhammad Syarifuddin, yang juga turut hadir mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan desanya yang berhasil mendapat penghargaan tingkat nasional. Sehingga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel turut memberikan dukungan serta apresiasi lewat hasil capaian kesuksesan yang mereka raih.

“Pertama-tama kami sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemprov Kalsel. Yang jelas, di Kabupaten Tapin tentu turut kita selalu support dan dorong desa kita agar perekonomiannya mampu dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” papar dia yang kini juga menjabat sebagai Kadis Pariwisata Kalsel.

Sejalan dengan visi misinya yang masih aktif di Dinas Pariwisata Kalsel itu, saat ini sektor desa wisata terus digenjot. Mengingat, potensinya sangat berdampak besar terhadap perekonomian.

“Nah, ada desa yang turut kita dorong untuk mampu meningkatkan perekonomiannya lewat pemanfaatan keindahan alam yakni Goa Batu Hapu di Kecamatan Hatungun, Tapin,” pungkasnya.

Baca Juga