Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melakukan kunjungan studi tiru ke BUMDesa Tirta Mandiri, Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada 2 April 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).
Rombongan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, bersama jajaran Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel. Kunjungan tersebut difokuskan untuk mempelajari keberhasilan Desa Ponggok dalam mengelola potensi lokal menjadi sumber pendapatan desa yang signifikan.
Gubernur Kalsel berharap, keberhasilan BUMDesa Tirta Mandiri dapat menjadi role model bagi desa-desa di Kalsel. “Artinya bisa memaksimalkan potensi lokal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” harap Muhidin.
Muhidin juga menekankan pentingnya peningkatan pendampingan terhadap BUMDesa, termasuk mengarahkan berbagai program dan kegiatan instansi pemerintah provinsi agar turut mendukung pengembangan usaha BUMDesa di daerah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Iwan Ristianto, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mendorong optimalisasi pendapatan asli desa melalui pengembangan BUMDesa.
“Dari kegiatan tersebut, kami di Dinas PMD berupaya untuk mendorong BUMDesa yang ada agar terus mengembangkan usahanya, sehingga ke depan dapat seperti Ponggok yang mampu menghasilkan laba dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli desa,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah strategi yang akan dilakukan untuk memperkuat BUMDesa di Kalsel. Di antaranya melalui pembinaan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola, pendampingan pengembangan usaha, serta mendorong kemitraan dengan pihak ketiga.
Selain itu, Dinas PMD juga akan memperkuat sinergi dengan pendamping desa dan pemerintah kabupaten dalam memetakan potensi usaha desa, sehingga dapat dikembangkan menjadi unit usaha yang produktif dan berkelanjutan.
“Kami diminta Gubernur Muhidin untuk semakin meningkatkan pendampingan, serta memastikan program-program Pemprov Kalsel yang dapat bersinergi dalam mendukung pengembangan usaha terkhusus sektor BUMDesa,” tambahnya.
Diketahui, Desa Ponggok dikenal sebagai salah satu desa mandiri di Indonesia yang sukses mengembangkan potensi mata air menjadi objek wisata unggulan, yakni Umbul Ponggok.
Destinasi wisata air ini menawarkan pengalaman snorkeling dan foto bawah air dengan fasilitas lengkap, serta mampu menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.
Melalui studi tiru ini, Pemprov Kalsel optimistis desa-desa di Kalsel mampu berkembang menjadi desa mandiri dengan pengelolaan potensi yang inovatif dan berdaya saing, sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.









