BerandaDprd Kota BanjarbaruCafé Aspirasi DPRD Banjarbaru Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Promosi UMKM

Café Aspirasi DPRD Banjarbaru Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Promosi UMKM

headline9.com, BANJARBARU – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Syamsuri, mendukung keberadaan Café Aspirasi sebagai sarana menampung aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarbaru. Hal tersebut disampaikannya usai peresmian Café Aspirasi di lingkungan DPRD Banjarbaru, Kamis (30/4/2026).

Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru itu menilai konsep kafe yang dihadirkan di kawasan gedung dewan cukup efektif untuk membangun komunikasi antara masyarakat dan anggota DPRD dalam suasana yang lebih santai, terbuka, dan nyaman.

Menurutnya, keberadaan Café Aspirasi dapat menjadi ruang alternatif bagi masyarakat yang ingin menyampaikan masukan, saran, maupun aspirasi kepada wakil rakyat tanpa harus berada dalam suasana formal.

“Tempatnya representatif dan bagus untuk menampung aspirasi warga. Jika ingin bertemu anggota DPRD, masyarakat bisa menunggu di kafe, sehingga komunikasi bisa terjalin lebih nyaman,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra tersebut menilai fasilitas yang tersedia sudah cukup memadai. Penataan ruang yang dilengkapi meja dan kursi dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang untuk berdiskusi maupun sekadar bersantai.

BACA JUGA :  Bapemperda Banjarbaru Segera Bahas Raperda RPJP 2025-2045

Selain berfungsi sebagai ruang interaksi publik, Syamsuri melihat Café Aspirasi memiliki potensi besar menjadi etalase promosi produk UMKM dan kuliner khas Banjar. Ia mendorong agar berbagai makanan tradisional daerah dapat menjadi menu utama yang ditawarkan kepada pengunjung.

“Walaupun konsepnya kafe, sekaligus bisa mempromosikan kuliner tradisional Banjar, sehingga pengunjung terutama dari luar daerah bisa menikmati makanan khas cukup saat berada di Café Aspirasi ini,” katanya.

Ia menyebut sejumlah kuliner khas Banjar seperti nasi kuning, lontong, dan nasi kebuli dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah yang berkunjung ke DPRD Banjarbaru.

Pada saat peresmian, berbagai makanan dan kudapan tradisional turut disajikan, di antaranya nasi tumpeng, lupis, jagung rebus, ketan merah, getuk, serta cenil yang mendapat perhatian dari para tamu undangan.

Syamsuri juga mendorong agar Café Aspirasi menjadi wadah pemasaran produk UMKM lokal, baik berupa makanan maupun minuman tradisional. Menurutnya, produk yang ditampilkan harus memiliki kemasan menarik dan didukung pelayanan yang cepat agar mampu bersaing serta memberikan pengalaman positif bagi pengunjung.

BACA JUGA :  DPRD Banjarbaru Percepat Pemenuhan Data Monitoring KPK untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Ia menilai minuman tradisional seperti jamu, beras kunyit, kunyit asam, hingga beras kencur dapat menjadi pilihan yang memperkuat identitas lokal sekaligus mendukung pelaku usaha kecil di Banjarbaru.

“UMKM bisa masuk dan produknya juga menampilkan kekhasan seperti makanan maupun minuman, namun harus menarik dengan kemasan yang baik, serta pelayanan kafe juga harus cepat,” tuturnya.

Meski secara umum fasilitas yang tersedia sudah cukup baik, Syamsuri menyarankan adanya penambahan sarana pendukung seperti kipas angin guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Ia berharap ke depan Café Aspirasi tidak hanya menjadi tempat berdiskusi dan menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM serta promosi produk unggulan lokal Banjarbaru.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular