Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Darmawan Ungkap Data Pejabat Terpapar Covid-19

Darmawan Ungkap Data Pejabat Terpapar Covid-19

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, BANJARBARU – Setelah Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani dan istri terkonfirmasi positif Covid-19 pekan lalu, kini Lima pejabat Pemko Banjarbaru turut terkonfirmasi positif. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan melalui video conference.

Darmawan Jaya menyampaikan, pejabat yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, H Said Abdullah, beserta sopir dan ajudan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banjarbaru Kanafi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru Jainudin, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sri Lailana, dan Kepala Bagian Hukum Pemko Banjarbaru Gugus.

BACA JUGA :  Pengambilan Keputusan Berjalan Panas dan Terjadi Aksi Walk Out, Dewan Banjarbaru Setujui Anggaran Relokasi Pasar Bauntung

Darmawan Jaya, mengatakan hasil positif Covid-19 tersebut setelah hasil SWAB dan PCR para pejabat keluar pada Kamis (30/07).

“Pemeriksaan swab dilakukan Senin lalu di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru. Hasil swabnya keluar Kamis kemarin, dan dinyatakan positif,” ujarnya.

Usai dinyatakan terpapar Covid-19, kelima pejabat Pemko Banjarbaru, kini menjalani karantina di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), dan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dibawah pengawasan langsung oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Hasil laporan kondisi pejabat kita sampai hari ini dalam keadaan stabil dan tanpa gejala klinis. Kami akan memantau perkembangan kesehatan mereka. Kita arahkan mereka terus melakukan aktivitas dan olahraga untuk meningkatkan imunitas,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bahasa Pemersatu Bangsa

Darmawan Jaya menjelaskan kenapa mereka bisa terapar, diduga karena padatnya aktivitas berinteraksi dengan banyak orang. Ia juga telah meminta pihak Dinkes untuk melakukan penelusuran, terhadap orang-orang yang kontak erat dengan kelima pejabat tersebut.

“Kita ingin melihat dimana kemungkinan terpaparnya, dengan melihat riwayat aktivitas dan perjalanan dinas kelima pejabat kita,” jelasnya.

penulis Putri

Baca Juga