Home » PPKM Banjarbaru; Melanggar Protokol Kesehatan, SWAB Test Ditempat

PPKM Banjarbaru; Melanggar Protokol Kesehatan, SWAB Test Ditempat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

headline9.com, BANJARBARU – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarbaru dievaluasi. Rapat evaluasi dipimpin Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, di ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru.

Hadir dalam rapat evaluasi tersebut, Asisten Pemerintahan, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Satpol PP, Kepala BPKAD, Kepala BKPP, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Disporabudpar, Kepala Dinas Dalduk, KB, PMP & PA, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Pelaksana BPBD, Direktur RSDI, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru.

Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, hasil PPKM sangat bermanfaat untuk meningkatkan protokol kesehatan masyarakat Kota Banjarbaru, dan dari razia besar-besaran yang dilakukan bersama TNI/Polri dan SKPD yang terkait.

“Sebagian besar pelaku usaha menyambut baik adanya giat ini, karena mereka juga merasa terbantu untuk menegur pengunjung atau konsumen mereka untuk tetap mentaati protokol Kesehatan,” ujarnya.

Darmawan melanjutkan, diberlakukan tindakan tegas kepada yang melanggar PPKM, ataupun yang melanggar protokol kesehatan. Hasil Razia kemarin ditemukan beberapa hal, diantaranya; banyak masyarakat yang masih berada diluar rumah di atas jam 10 malam.

“Kami berharap dengan diadakannya PPKM ini, remaja yang masih suka keluar rumah lewat tengah malam kembali berfikir lebih baik berada dirumah saja,” ujarnya.

Lebih jauh Darmawan menjelaskan, masyarakat memerlukan syok terapi jika mereka acuh dengan protokol kesehatan dan PPKM. Agar mereka ada rasa takut dan jera, karena telah melanggar dan tidak peduli terhadap protokol dan PPKM.

“Kami sudah berkerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan SWAB-TEST atau RAPID ANTIGEN ditempat, jika kedapatan melanggar protokol kesehatan dan PPKM atau melakukan kerumunan banyak orang,” ungkapnya.

Jika hasilnya POSITIF saat tes ditempat, akan dilakukan Tracking, Tracing dan Testing. Selain terfokus kepada pemberian sanksi, juga memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha yang mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

SKPD terkait yang hadir pada rapat evaluasi PPKM tersebut, semua setuju untuk perpanjangan PPKM di Kota Banjarbaru, sehingga dapat menekan lajunya angka penyebaran covid-19 di Banjarbaru. (nsh)

Baca Juga