Dirut RSUD Balangan Buka Suara Mengenai Isu Warga yang Lumpuh Seusai Vaksin

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Balangan menggelar Press Release mengenai pasien berinisial W (49) asal Desa Panginangan, Kec. Lampihong, Kab. Balangan, Selasa pukul 18.00 WITA (18/01/2022) sore.

Diduga pria usia 49 tahun tersebut dirawat akibat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19.

Diketahui, Pasien masuk ke IGD RSUD Balangan pada hari Sabtu (15/01/2022) dengan kondisi lemas bukan lumpuh, kemudian dirawat di Ruang Melati bersama Dokter spesialis penyakit dalam, spesialis penyakit saraf dan mata.

Dari hasil anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboratorium diagnosa, pasien sementara ini mengidap penyakit infeksi saluran kemih, Hepatitis B, dan dicurigai mengidap encephalopathy serta tumor di kepala.

Menurut pandangan dokter spesialis, penyakit yang diderita pasien sangat tidak mungkin akibat KIPI Vaksin Covid-19, sebab seusai vaksin pertama pasien tidak mengalami reaksi alergi dan gejala apapun, namun seusai vaksin kedua pasien mengalami gejala itupun setelah 48 jam seusai bervaksin.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Matangkan Persiapan Haul Guru Sekumpul.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Balangan, Dr. Sindhu Buana menjelaskan bahwa dugaan ataupun isu-isu mengenai warga yang lumpuh total seusai bervaksin itu tidak benar.

“Dari hasil pemeriksaan dokter spesialis saraf diagnosa sementara diduga adanya infeksi di selaput otak dan dicurigai ada tumor,” tegas Dr. Sindhu Buana.

Senada dengan Dirut RSUD Balangan, Dr. Sudirman juga mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan adanya pembengkakkan dalam bola mata sehingga membuat tekanannya berlebih.

“Nantinya pasien akan dilakukan pemeriksaan tambahan CT Scan, baik itu kepala ataupun mata, untuk menambah memperkuat hasil diagnosanya seperti apa,” ucap Dirut RSUD.

BACA JUGA :  TPS 10 Desa Bangkal Porak Poranda Dihantam Angin Kencang

Selain itu Dokter spesialis penyakit dalam, Dr. Riswanto juga selaku Dokter yang menangani pasien membeberkan sangat tidak mungkin penyakit yang diderita pasien akibat KIPI Vaksin Covid-19.

Terakhir, Plt. Kepala BPBD Balangan, Rahmi mengatakan pihak Pemerintah Daerah pasti memberikan pelayanan kesehatan sesuai standarnya.

“Kami dari pihak Satgas Covid-19 mewakili Pemerintah Daerah, tentunya dalam pelaksanaan vaksin kami pasti memberikan pelayanan sesuai dengan standar kesehatan yang berkalu, jika memang masyarakat diharuskan dirawat tentunya Pemerintah telah menyediakan itu,” tutupnya.

Untuk diketahui juga, mulanya pasien juga sempat rawat inap pada (10/01/2022) pasien dirawat kurang lebih selama empat hari yang kemudian pasien meminta untuk dipulangkan karena kondisi sudah mulai membaik. (Ald)

Baca Juga