Pembangunan LPM  Diharapkan Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Banjar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Pemancangan tiang utama pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) ini, sesuai Pasal 33 ayat 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, mengamanatkan bahwa pemerintah daerah memfasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat sesuai dengan kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie saat Memancangkan Tiang Utama Pembangunan LPM di Desa Aluh – Aluh Kecil Muara, Kecamatan Aluh-Aluh disaksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan  (DKPP) Ahmadi, Kabid ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Banjar M Hamdani, Camat Aluh-Aluh Aditya, Fokopimcam, Pembakal Desa Aluh-Aluh Kecil Muara dan warga setempat, Kamis (8/9/2022) siang.

Habib Idrus mengatakan, LPM merupakan sarana untuk penyimpanan bahan pangan pokok yang berfungsi untuk mengelola stok pada saat musim panen raya atau paceklik, antisipasi gejolak harga pangan, bencana alam atau bencana sosial serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan usaha ekonomi produktif.

BACA JUGA :  Kominfo Banjar Terobos Isolasi Paramasan. Bangun BTS, Warga Nikmati Komunikasi Seluler

“Alhamdulillah pada tahun 2022 ini, Desa Aluh Aluh Kecil Muara mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1 Miliar untuk Pembangunan LPM beserta sarana pendukungnya, berupa Lantai Jemur, Gudang mesin beserta mesin Rice Milling Unit (RMU) serta Bed Dryer (pengering padi),” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya LPM beserta sarana pendukungnya dapat mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. 

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Banjar Ahmadi mengungkapkan, tujuan pembangunan LPM yakni meningkatkan penyediaan pangan bagi masyarakat untuk menjamin pasokan pangan yang stabil antar waktu, terutama pada masa paceklik dan antisipasi menghadapi bencana alam maupun non bencana alam. Memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, terutama pada saat keadaan darurat dan kerawanan pangan pasca bencana, baik bencana alam maupun non bencana alam. Serta meningkatkan akses pangan rumah tangga, terutama pada saat terjadinya gejala rawan pangan akibat gejolak harga.

BACA JUGA :  Dharma Wanita Baramarta Juara Pertama Tertib Administrasi

Ahmadi menyebut progress pembangunan LPM di Desa Aluh-aluh Kecil Muara ini realisasi fisik sebesar 52,69 persen. Rumah Rice Milling Unit (RMU) dan Bed Dryer (Pengering Gabah) 45,88 persen, sedangkan untuk pembangunan lantai jemur sudah mencapai 100%.

“Sejauh ini Kabupaten Banjar mempunyai LPM sebanyak 18 unit yang tersebar di sejumlah kecamatan.  Dengan dibangunnya 3 LPM ini, maka unit Kabupaten Banjar bertambah menjadi 21 LPM,” katanya.

Terpisah, Pambakal Desa Aluh – Aluh Kecil Muara Gusti Salim tak lupa sampaikan terimakasih kepada Bupati Banjar dan wakilnya atas dibangunnya lumbung pangan masyarakat di desa mereka.

“Adanya LPM ini sangat membantu desa kami untuk meningkatkan perekonomian seluruh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan masyarakat sekitar terutama saat menghadapi kelangkaan pangan atau kerawanan pangan,”pungkas Salim.

Baca Juga